Sarmuji berpendapat negara harus hadir dengan mendirikan BUMN khusus untuk mengelola pakan ternak. Ini agar keberlangsungan produksi telur rakyat bisa terjaga.
Masalah yang terjadi pada jagung untuk pakan ternak belum juga usai. Para peternak masih juga mengeluhkan kurangnya stok jagung, sehingga harganya mahal.
Harga telur ayam terus turun gara-gara kelebihan pasokan. Menanggapi hal itu, pemerintah mau menyerap telur untuk disalurkan sebagai bantuan sosial (bansos).