Puluhan orang rela antre di Antam hanya untuk membeli butiran-butiran logam berharga emas. Tak hanya di Indonesia, perburuan investor terhadap emas juga terjadi di banyak negara.
Antam (ANTM) mencatat laba bersih (unaudited) Rp 997 miliar di semester I-2011, naik 32% dari periode sebelumnya Rp 756 miliar akibat naiknya penjualan feronikel.
Harga emas yang semakin menyilaukan membuat masyarakat senang berburu logam berharga itu. Aneka Tambang bahkan kewalahan melayani permintaan masyarakat.
Antam (ANTM) melakukan kegiatan eksplorasi emas di Jawa Barat, Banten, Jambi, Sulawesi Barat, dan Papua. Biaya yang sudah dikeluarkan untuk eksplorasi Rp 16,65 miliar di Juni.