"Kalau kasusnya belum turun, yang dites masih sedikit sebetulnya risikonya besar karena konteks kesehatannya berarti belum memenuhi untuk pelonggaran."
"Kalau seandainya manusianya meninggal, sumber untuk melakukan kegiatan ekonomi dari mana? Inilah kerugian yang bisa terjadi kalau terjadi gelombang kedua."
"Itu (COVID-19) seperti didesain untuk menginfeksi manusia," demikian kecurigaan yang dikemukakan ilmuwan top asal Australia, profesor Nikolai Petrovsky.