NATO terus melancarkan serangan udara atas Libya. Pemerintah Libya pun kembali menawarkan gencatan senjata. Namun Libya tetap menolak pengunduran diri Muammar Khadafi.
Bentrokan antara kubu pemerintah dengan oposisi kembali meletus di gedung kementrian yang diduduki kelompok oposisi. Akibat bentrokan tersebut, 21 orang tewas, 30 terluka dan 2 dinyatakan hilang.
"Kemarin, sepertinya situasi tegang dalam sidang pleno. Kami mengungkapkan isu bukan untuk membuat masalah, tapi untuk menyelesaikan masalah," ungkap PM Kamboja, Hun Sen.