Api Abadi Mrapen yang berada di Kabupaten Grobogan padam total selama sepekan terakhir. Dinas ESDM Wilayah Kendeng Selatan mengungkap dugaan penyebabnya.
KPK melakukan kajian terkait LPG melon atau gas 3 Kg. Hasil kajian KPK itu mengungkap bahwa subsidi LPG melon itu ternyata tidak dinikmati oleh orang miskin.
Padamnya api abadi Mrapen di Grobogan Jateng, menjadi perhatian serius Pemkab Bojonegoro. Sebab, Bojonegoro juga memiliki ikon wisata api abadi Kayangan Api.
"Mungkin ada perusahaan outsourcing yang tak terdaftar, maka dengan Undang-Undang ini pengawasan kita lakukan dengan baik karena harus terdaftar," kata Ida.