Dampak kebijakan baru Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang menerapkan tarif balasan atau resiprokal terhadap ratusan negara hingga kini masih terasa.
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, membuka peluang negaranya bergabung dengan Arab Saudi untuk melancarkan serangan terhadap kelompok Houthi di Yaman.