Aksi pencurian data hacker Bjorka dinilai BSSN sebagai serangan siber klasifikasi rendah. BSSN juga mengaku terdapat kebocoran data valid dan tidak valid.
Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) menyebutkan aksi pencurian data yang dilakukan hacker Bjorka ini terbilang sebagai serangan siber klasifikasi rendah.
Menurut pakar teknologi informasi (IT) UGM, Dr Ir Ridi Ferdiana, ST, MT, IPM, ada sederet masalah yang harus lekas diatasi pemerintah berkaitan dengan Bjorka.
Di balik tersebarnya data sejumlah pejabat tinggi Indonesia, ada sisi lain dari aksi hacker Bjorka. Pejabat bisa memahami perasaan rakyat yang datanya bocor.