detikFinance Harga Baru BBM Industri Harga BBM non subsidi mengalami kenaikan 0,3 persen hingga 5,3 persen. Harga baru ini mulai berlaku hari ini. Sabtu, 01 Jul 2006 10:18 WIB
detikFinance Iran Akan Hentikan Impor BBM Iran yang merupakan negara keempat terbesar pengekspor minyak mentah, akan segera menghentikan ketergantungan impor BBM-nya mulai September. Sabtu, 24 Jun 2006 14:02 WIB
detikFinance Pasokan BBM Ditambah 12% Pertamina akan menambah stok BBM hingga 12%. Hal itu dilakukan agar musim libur sekolah bisa berjalan lancar tanpa antrean BBM. Asyiiik... Rabu, 07 Jun 2006 14:40 WIB
detikFinance Harga Minyak Tembus Lagi US$ 70 Harga minyak mentah dunia kembali melonjak menembus level US$ 70/barel menyusul keluarnya prediksi tentang potensi musim badai Atlantik. Selasa, 23 Mei 2006 11:48 WIB
detikNews Sebagai Energi Alternatif, Nuklir Dibahas Serius di KTT D-8 Presiden SBY menyatakan, KTT Ke-V D-8 di Bali tidak di bawah bayang - bayang isu nuklir Iran. Namun, nuklir sebagai energi alternatif tetap dibahas sungguh-sungguh. Sabtu, 13 Mei 2006 23:15 WIB
detikFinance RI-Iran Akan Bangun Kilang Minyak Senilai US$ 3 Miliar RI-Iran akan menjalin kerjasama dalam membangun sebuah kilang minyak senilai US$ 3 miliar, dengan kapasitas 300 ribu barel per hari. Rabu, 10 Mei 2006 14:02 WIB
detikFinance Pemerintah Tekan Stok Utang Hingga 39% Total APBN Pemerintah berupaya menekan stok utang hingga 30-39% total APBN pada 2009. Ini aman di negara berkembang. Selasa, 09 Mei 2006 05:00 WIB
detikFinance RI Tak Mau Keluar Dari OPEC Meski Indonesia dinilai lebih banyak melakukan impor ketimbang ekspor minyak, namun pemerintah menegaskan tidak akan keluar OPEC. Kamis, 04 Mei 2006 12:22 WIB
detikFinance Pasar Lesu, Toyota Astra Revisi Target Penjualan Mobil Lesunya penjualan mobil hingga April 2006, memaksa PT Toyota Astra Motor (TAM) melakukan revisi target penjualan mobil nasional tahun ini. Selasa, 02 Mei 2006 14:45 WIB
detikNews Pembatasan BBM, Watak Pemerintah Salahkan Rakyat Rencana pemerintah membatasi konsumsi BBM untuk kendaraan di atas 2.000 cc dinilai sebagai tindakan reaktif. Pemerintah hanya bisa menyalahkan rakyat. Jumat, 28 Apr 2006 13:46 WIB