Hosni Mubarak masih bertahan di kursi Presiden Mesir sembari menjanjikan tidak akan ikut pemilihan presiden pada September mendatang. Trik ulur waktu ala Mubarak ini bisa jadi bumerang.
Presiden Barack Obama mengingatkan Presiden Hosni Mubarak bahwa dia harus memulai melakukan transisi kekuasaan "sekarang". Statemen ini seolah mengisyaratkan tawaran Mubarak untuk turun setelah pemilu bulan September 2011 tidaklah cukup.
Demonstrasi besar-besar digelar di Mesir untuk meminta Presiden Hosni Mubarak mundur dan pergi. Namun Mubarak masih bertahan. Jika Mubarak ngeyel, kerusuhan di Mesir dikhawatirkan bisa membesar.
Militer Mesir pendukung pemerintahan Presiden Hosni Mubarak berjanji tidak akan lagi menggunakan kekerasan untuk menghadapi demonstran. Setiap warga negara dijamin kebebasan berekspresinya dengan cara-cara damai.
Sejumlah negara telah menarik warganya menyusul konflik yang memanas di Mesir. Mantan Presiden BJ Habibie berpesan agar jangan mempersulit keadaan di Mesir dengan menarik WNI dari negeri Piramida itu.
Sepekan sudah demonstrasi anti pemerintah Hosni Mubarak terjadi di Mesir. AS dan Kanada memutuskan mengevakuasi warganya dari Mesir. Namun hal yang sama belum akan dilakukan Indonesia terhada 6.000-an WNI di Mesir.
Setelah Amerika Serikat (AS), kini giliran Kanada yang akan segera memulangkan warganya dari Mesir menyusul konflik yang melanda negeri piramida itu. Pemerintah Kanada bahkan telah menyediakan pesawat untuk keperluan itu.
Amerika Serikat mulai mengevakuasinya warganya dari Mesir. Tidak adanya hukum, bahkan penjara diserbu membuat pemerintah AS segera mengambil langkah penyelamatan.