Seorang WNI, Jamaludin Taipabu nekat berenang ke Singapura. Pria itu berangkat dari Batam dengan perahu sebelum akhirnya melompat dan berenang ke Singapura.
Proses pengambilan data antemortem para korban sempat terkendala. Tim Inafis lalu menggunakan alat mobile automatic multi biometric identification system.