"Kita tahu bagaimana drama politik di PDIP. Ada orang hebat mencuat, tapi, karena kurang mendapat restu, akhirnya meredup dan tidak muncul lagi," kata Dimas.
"Di klaster perempuan, Ibu Puan not bad-lah. Tinggal kemudian bagaimana Ibu Puan ini mengambil positioning yang mampu untuk memimpin Republik," kata Dimas.
Polemik Ganjar Pranowo dengan partainya, PDIP masih berlanjut. Isu tersebut berkembang dengan kemungkinan Ganjar digaet partai lain untuk Pilpres 2024.