Asia sudah bangun! Mungkin kalimat pembuka dalam buku "Aksi Massa" karya Tan Malaka tersebut dapat mencerminkan bagaimana kondisi Asia dalam kancah persepakbolaan internasional saat ini.
Di sejumlah negara, nuklir sudah dimanfaatkan sebagai sumber energi pembangkit tenaga listrik alias power plant. Di Indonesia, nuklir masih jadi kontroversi.
Di saat sebagian mahasiswa sibuk menyiapkan demo, puluhan mahasiswa dari 12 universitas di Indonesia bergulat untuk membuat mobil ramah lingkungan. Mereka siap membawa nama Indonesia untuk berlomba di Manila, Filipina.
Puluhan mahasiswa dari 12 universitas di Indonesia bergulat untuk membuat mobil ramah lingkungan. Mereka siap membawa nama Indonesia untuk berlomba di Manila, Filipina.
1857, Belanda sudah membangun industri gas dari bahan batubara di Pasuruan. Melalui infrastruktur jaringan pipa, gas itu disalurkan ke pelanggan, seperti kenyamanan di Eropa saat ini. Kini? Di tangan elite bangsa sendiri bagaimana?
Keberlangsungan kehidupan di bumi beserta sumber daya alam yang dikandungnya tergantung pada niat umat manusia. Niat manusialah yang paling penting dalam upaya menjaga kelestarian.
Sebagian besar trader gas di Indonesia bertindak sebagai broker yang tidak mengembangkan infrastruktur. Hal ini menyebabkan krisis dan potensi krisis gas di beberapa wilayah Indonesia.
Malam itu, 2 Desember 2010, di markas FIFA semua mata dan lensa kamera tertuju pada secarik kertas putih yang dibuka oleh Sepp Blatter. Secara mengejutkan, nama Qatar tertera di selembar kertas itu. Semua orang pun terkaget-kaget. Qatar terpilih sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022.