Di tengah kelangkaan chip yang ada, TSMC mengaku akan menggelontorkan USD 100 miliar atau sekitar Rp 1.453 triliun untuk meningkatkan kapasitas produksinya.
China membantah dengan keras laporan terkait beberapa staf di lab Wuhan jatuh sakit mirip gejala COVID-19 sebelum kasus pertama tercatat di negara itu.