Istri Fauzi Bowo, Tatiek, iba melihat bayi-bayi korban banjir. Tatiek meminta balita mungil itu diungsikan ke Puskesmas. Namun baru 30 menit, bayi-bayi itu dibawa kembali ke pengungsian. Orang tua si bayi kesal sebab tidak mendapatkan makan.
Tatiek Fauzi Bowo menyambangi korban banjir di Kampung Pulo. Dalam kunjungannya, istri Gubernur DKI itu sempat menggendong seorang bayi yang ada di pengungsian. Matanya pun berkaca-kaca.
Hujan yang terus mengguyur Jakarta telah menyebabkan banjir dan genangan air di beberapa titik. Ketinggian air di beberapa tempat bervariasi, mulai dari 10 cm hingga 150 cm.
Banjir kiriman dari Bogor telah sampai di Kampung Pulo, Kelurahan Kampung Melayu, Jakarta Timur. Akibatnya air semakin tinggi. Pukul 06.00 WIB, ketinggian air di kawasan tersebut mencapai 2,5 meter.
Banjir yang rutin terjadi di Jakarta mulai berdampak langsung pada warga. Hingga saat ini, 16.518 orang telah menjadi korban banjir di beberapa wilayah di Jakarta, dan 6.609 orang di antaranya telah mengungsi.
Musim hujan datang, banjir pun datang. Hal biasa yang harus dihadapi warga Jakarta khususnya yang tinggal di bantaran sungai. Warga di wilayah Kampung Melayu adalah pelanggan tetap yang selalu dihampiri genangan air selama musim hujan.
Setiap tahun warga kampung Pulo, Jakarta Timur, harus merasakan banjir. Namun ada 'musuh' bersama yang dimiliki warga selain genangan air, yaitu kulkas.
Seakan tidak pernah bosan, air banjir selalu menggenangi Kampung Pulo, Jakarta Timur. Warga sekitar pun mengganggap air banjir kiriman dari Bogor setinggi 1 meter itu hanyalah hal biasa dan bukan banjir.