"Ada dugaan kuat bahwa demo anarkis sengaja dilakukan untuk memancing aparat bertindak over reaktif, sehingga menimbulkan korban dari pendemo," kata Wiranto.
Sejumlah nama pendukung Prabowo ditangkap polisi. Di luar nama tenar, ada pegawai kecamatan, guru, hingga pilot yang diamankan aparat dalam 10 hari terakhir.
Polisi menggandeng Komnas HAM untuk menyelidiki dugaan penembakan yang melatarbelakangi tewasnya sejumlah orang pada 22 Mei. Komnas HAM siap berbagi informasi.