Pegiat HAM menyebut dugaan pemindahan dua anak Ukraina ke kamp Korea Utara sebagai bentuk "kejahatan perang." Mereka menuding Moskow memanfaatkan anak-anak.
Jepang mengerahkan sejumlah jet tempur untuk memantau pergerakan pesawat pengebom Rusia dan China yang melakukan patroli gabungan di sekitar negara tersebut.