Stabilnya pasar saham dan obligasi plus turunnya harga minyak dunia ikut menopang rupiah. Selain itu, pergerakan dolar AS yang relatif tipis menjelang rapat The Fed ikut mensupport rupiah.Perdagangan pada sore ini Selasa (4/12/2007) rupiah bergerak menguat tipis ke level Rp 9.295,- per dolar AS dibandingkan pada pembukaan pagi tadi yang ada di posisi Rp 9.320 per dolar AS
Nilai tukar rupiah hanya bergerak tipis menjelang RDG BI pada 6 Desember. Investor memilih melakukan konsolidasi menjelang rapat yang akan menentukan BI Rate tersebut.
Rupiah menutup akhir pekan ini dengan penguatan yang lumayan. Harga minyak yang mulai mereda di level US$ 91 per barel, membuat rupiah bisa sedikit bernafas.
Setelah jungkir balik sejak awal pekan ini, nilai tukar rupiah sedikit tenang di akhir pekan. Rupiah stabil setelah aksi jual saham dan obligasi sedikit mereda.
Kabar Bank Sentral AS yang akan kembali rate The Fed mengangkat major currency hingga ditutup rebound. Rupiah pada perdagangan Kamis (29/11/2007) ditutup menguat sebanyak 35 poin di level Rp 9.380 per dolar AS daripada pembukaan pagi tadi (29/11/2007).