Kekalahan yang didapat Queens Park Rangers dari Southampton akhir pekan lalu semakin menyudutkan posisi Mark Hughes. Masa depan Hughes, dipecat atau dipertahankan, dikabarkan akan segera diputuskan.
Manchester United terpaksa menyerahkan pucuk pimpinan klasemen sementara Liga Primer pada City karena kalah mengejutkan dari Norwich, tetapi di ajang Champions MU lebih beruntung.
Arsitek Manchester City, Roberto Mancini, mengatakan puas setelah membawa timnya memuncaki klasemen Liga Primer Inggris. Kemenangan kandang 5-0 atas Aston Villa dinilai pelatih Italia itu sebagai sebuah semangat bagus The Citizens.
Manajer QPR Mark Hughes bersikeras untuk tidak mundur dari jabatannya saat ini meski kembali mengalami kekalahan dalam pertandingan lanjutan Liga Primer Inggris.
Dengan keberhasilan Reading menundukkan Everton, Queens Park Rangers jadi satu-satunya tim yang belum pernah meraih kemenangan. Sorotan pun kembali dijatuhkan kepada Mark Hughes. Sampai kapan dia bisa bertahan?
Manchester United mendapatkan pelajaran: tak selamanya mereka bisa comeback ketika tertinggal lebih dulu. Melawan Norwich, keajaiban itu tidak terjadi. 'Setan Merah' ditundukkan oleh 'Si Burung Kenari'.
Manchester City harus berterima kasih kepada Edin Dzeko yang kembali jadi bintang kemenangan mereka. Meski Dzeko sering bikin gol saat turun sebagai pemain pengganti, City tak menganggapnya sebagai super-sub.