Sebuah kajian baru mendapati kebijakan China mengendalikan kelahiran di Xinjiang bisa mencegah kelahiran empat juta bayi Uighur dalam dua dekade ke depan.
Gempa bumi bergerak perlahan selama puluhan tahun itu dikenal sebagai "slow-slip event" sebelum akhirnya muncul gempa dahsyat dan tsunami di Sumatra tahun 1861.