Pada perdagangan Kamis (21/2/2008), Wall Street kembali lesu menyusul keluarnya laporan terbaru yang menunjukkan bahwa aktivitas manufaktor regional semakin melemah.
Pada penutupan perdagangan Kamis (21/2/2008), rupiah pada level 9.165,5 per dolar AS, menguat tipis dari pembukaan pagi tadi yang ada dilevel 9.170-9.180 per dolar AS. Nilai tukar rupiah bergerak stabil ditengah lonjakan harga minyak mentah dunia.
Rupiah bergerak stabil ditengah lonjakan harga minyak mentah dunia. Meski akan ada tekanan permintaan valas, namun Rupiah tertolong oleh besarnya spread suku bunga.