Setelah kenaikan tajam tersebut, IHSG diprediksi masih akan melanjutkan momen penguatannya. Namun penguatannya diprediksi sudah tidak terlalu tajam layaknya perdagangan kemarin.
Bila hari ini, terdapat sentimen positif yang mampu menggerakkan pasar maka diharapkan IHSG bisa melanjutkan kembali tren penguatan sebelum menutup akhir tahun.
IHSG belum bisa menguat secara tajam menembus rekor tertingginya lagi menjelang akhir tahun. IHSG masih akan berkonsolidasi dengan arah pergerakan ke teritori positif.
Setelah terus menerus tertekan akibat aksi jual asing hingga terpuruk hingga di bawah level 3.600, IHSG diprediksi akan mulai rebound meski masih dibayangi oleh tekanan jual asing.
IHSG terus melanjutkan pelemahannya pada perdagangan hari ini dengan penurunan 10 poin. Sementara nilai tukar rupiah melemah di Rp 9.030/US$ dibandingkan kemarin Rp 9.023/US$.
Kemarin IHSG berfluktuasi (sempat plus 20 poin, minus 15 poin) dan di tutup minus 2,566 poin di 3689,67 diwarnai dengan kenaikan saham sektor keuangan dan penurunan saham konsumer.