Situasi revolusi tersebut tidak hadir begitu saja, ia mengalami proses perjalanan yang panjang dan memiliki akar genealogi yang kuat dengan peperangan.
Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya tata kelola pemerintahan yang efisien, mirip dengan perusahaan, untuk menghindari kebangkrutan dan pemborosan.
Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Bakrie membuka peluang kerja sama dengan para pengusaha profesional Amerika Serikat (AS).