Serangan pesawat tak berawak milik AS kembali menelan korban di Pakistan. Serangan yang menargetkan markas militan di wilayah kesukuan Pakistan tersebut menewaskan 15 gerilyawan.
Sebuah pesawat milik maskapai Air Canada terpaksa melakukan pendaratan darurat di Toronto, Kanada, tak lama setelah lepas landas. Diduga penyebabnya adalah masalah mesin.
Pesawat tanpa awak milik Amerika Serikat untuk kesekian kalinya kembali melancarkan serangan rudal di wilayah Pakistan. Sedikitnya 5 militan tewas dalam serangan kali ini.
Seorang pria Texas, AS dijatuhi hukuman penjara 20 tahun karena menawarkan jasanya kepada Al-Qaeda untuk melakukan "jihad". Pria tersebut bernama Barry Walter Bujol Jr (30).
Sebanyak 22 militan Al Qaeda dan 12 personel militer Yaman tewas dalam bentrokan dan serangan udara yang didukung Amerika Serikat terhadap gerilyawan di Jaar.