Tindakan anarki sekelompok masyarakat bisa muncul tiba-tiba, kecuali aksi unjuk rasa yang terpantau sejak awal. Polisi mengakui tidak semua tindakan anarki langsung diketahui polisi.
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Sutarman membantah polisi menerjunkan penembak jitu di lokasi rawan tindakan anarki. Yang disiagakan adalah satuan khusus yang dipersenjatai senjata api.
Informasi yang Mabes Polri terima mengenai rencana aksi 20 Oktober baru sebatas unjuk rasa biasa. Belum ada laporan mengenai aksi-aksi yang bertujuan untuk menggulingkan pemerintahan sah yang sedang berjalan.
Mabes Polri meluruskan Prosedur Tetap (Protap) Kapolri No 1/X/2010 tentang penanggulangan tindak anarki. Polri membantah protap yang dikeluarkan tersebut mengenai tembak di tempat pelaku tindak anarki.
Ratusan aparat kepolisian dengan sigap mengamankan bentrokan kelompok A dan kelompok B di Jakarta dalam simulasi latihan kasus rusuh massa di lapangan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Senin (4/10/2010).