Kota Surabaya telah mengeluarkan Perwali yang mengatur tentang new normal. Salah satunya terkait adanya mal tangguh. Lalu apa sesungguhnya mal tangguh tersebut?
Pembatasan mobilitas selama pandemi COVID-19 telah membuat angkutan kereta api termasuk commuter kehilangan puluhan juta penumpang dibandingkan tahun lalu.
Imbas penerapan ganjil-genap tersebut, kondisi pasar terlihat tidak begitu ramai. Keramaian pengunjung hanya terlihat di kios-kios pedagang sayur dan daging.