Ikan mujair yang gurih lembut ini beroma bakar yang wangi. Siraman bumbu yang gurih asam segar dengan aroma bunga kecombrang yang harum menjadi pasangannya yang dahsyat!
Mencari tempat nongkrong yang asyik sepulang kerja atau tempat yang nyaman bersantai di akhir pekan? Sepertinya resto ini bisa jadi pilihan yang tepat untuk Anda. Tidak hanya suasananya yang nyaman, tapi juga beragam hidangan menarik bisa Anda cicipi, lho!
Sajian ayam kampung yang dimasak dengan gaya Karo ini rasanya mengelus lidah. Tepung jagung yang gurih lembut sedikti manis menyatu dengan bumbu yang pedas menggigit. Enak nian!
Karo merupakan subkultur Batak yang berdiri sendiri, khas, dan unik. Di Tanah Karo, ada masakan ayam yang sangat populer yaitu cipera. Ayam kampung ini dimasak dengan tepung jagung sampai empuk dan berkuah kental. Rasanya hmm... lezat 'kali!
Kalau hujan seperti sekarang ini, santapan yang paling pas adalah yang berkuah atau yang sedikit pedas. Salah satunya dengan teri Sibolga ini. Irisan cabai rawit nya pedas menggigit dengan gurih garing si teri, cocok disantap dengan nasi putih hangat mengepul. Hmm..sedap!
Sayur ini terbilang unik, rasanya pedas menggigit cocok sekali buat mereka yang memang penggila rasa pedas. Sangat pas dinikmati untuk makan siang ataupun malam, dengan udara Lembang yang dingin. Huah..huah!
Rasa gurih ikan haruan kering diiringi aroma wanginya bakal menggelitik hidung. Belum lagi rasanya yang gurih pedas dan enak ini bikin ketagihan jika dicicip.
Di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, ikan yang paling populer adalah ikan haruan. Ikan ini disebut ikan gabus oleh orang Betawi. Orang Jawa menyebutnya sebagai kutuk, dan orang Sunda punya sebutan lain untuk ikan ini yaitu bogo.
Palopo di Sulawesi mempunyai sajian istimewa dengan nama parede. Bila dilihat sepintas, parede sangat mirip dengan masakan palumara yang populer di Sulawesi Selatan. Tetapi, masing-masing memiliki karakter khas yang unik.