Kelompok arkeolog menemukan kerangka manusia purba berusia 2.000 tahun dan cap tangan berusia puluhan ribu tahun di Leang Jarie, Maros, Sulawesi Selatan.
Para ilmuwan menemukan virus Corona baru yang diidentifikasi menular dari anjing. Virus itu disebut dengan canine coronavirus atau virus Corona anjing baru.