Impor BBM Pertamina pada bulan Maret 2008 akan melonjak dari bulan-bulan biasanya yang hanya 10 juta kiloliter. Pada bulan Maret impor jadi 11,5 juta kiloliter.
Pemerintah meyakini pembatasan BBM bersubsidi tidak akan menganggu industri otomotif dalam negeri. Karena kendaraan keluaran terbaru sudah memakai pertamax.
Hiswana Migas merasa lebih baik harga BBM naik Rp 400-Rp 500 per liter, ketimbang pembatasan BBM yang buntutnya pemerintah harus memodernisasi 4.000 SPBU.
Opsi tersebut merupakan yang terbaik dengan penolakan yang minimal dikarenakan kenaikan yang sebesar Rp 50-100/liter tidak akan terlalu memberatkan bagi rakyat kecil dan bisa ditermia oleh kita semua.