Korban tewas akibat ledakan di Lebanon mencapai 154 orang dan ribuan lainnya terluka. Pemerintah setempat menyatakan kerugian mencapai sekitar Rp73 triliun.
Banyak warga Beirut marah atas kelalaian pemerintah yang menyebabkan ledakan dahsyat. Pemerintah Lebanon bereaksi dengan mengumumkan keadaan darurat dua pekan.
Perawat Puskesmas Ketapang Kota Probolinggo yang positif COVID-19 meninggal. Ia mengembuskan napas terakhir setelah sepekan dirawat di RSUD dr Mochamad Saleh.
Sudeep Choudhury berharap memperoleh penghasilan lebih baik dengan bekerja di kapal dagang. Tapi pelayarannya di atas tanker minyak justru memperburuk hidupnya.