Kominfo memanfaatkan Pusat Monitoring Telekomunikasi (PMT) sebagai upaya memeratakan pembangunan infrastruktur telekomunikasi dan menjaga kualitas layanan.
Kominfo merilis aplikasi pengukur koneksi internet bernama Signal monitoring atau Sigmon. Aplikasi Sigmon ini akan menjadi pesaing Speedtest maupun Opensignal.
Laporan GSMA, memperingati Indonesia terkait potensi kehilangan PDB hingga Rp 216 triliun jika masih menerapkan biaya frekuensi seluler pakai skema lama.
Agen mata-mata digital Australia menuding China sebagai pendukung utama peretasan serius terhadap perusahaan-perusahaan dan infrastruktur penting Australia.
Kementerian Kominfo menegaskan tidak akan memberikan perlakuan khusus kepada satelit internet Starlink, jika mereka ingin masuk ke pasar ritel Indonesia.