Perang Rusia versus Ukraina melibatkan serangan ke tempat-tempat vital kedua belah pihak. Depot minyak bahan bakar turut jadi sasaran gempuran militer.
Pemimpin Korut Kim Jong Un mengatakan kepada para perwira tinggi militernya untuk menggunakan kekuatan maksimum terhadap Korea Selatan dan Amerika Serikat (AS).
Seorang pejabat senior Houthi menyebut serangan militer AS dan sekutunya, Inggris, terhadap wilayah Yaman sebagai "kebodohan terbesar dalam sejarah mereka".