Kekacauan UN Sekolah Menengah Umum (SMU) akibat terlambatnya logistik ujian diharapakan tidak terjadi saat UN SMP. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) meyakini UN SMP akan berjalan serentak di seluruh Indonesia.
Ujian Nasional untuk siswa SMP akan dilaksanakan Senin (22/4) besok. Puluhan pelajar SMP di dataran tinggi Dieng, korban gempa 4,8 SR yang terjadi pada Jumat (19/4) lalu akan tetap mengikuti UN.
Korban pembunuhan di Asahan, Sumut yang ditemukan tewas dengan tubuh penuh luka bakar, Winda Sari Manurung (17) terakhir kali terlihat dibonceng teman prianya naik motor. Sang pria tinggal tak jauh dari rumah korban.
Sekitar 3,7 juta siswa SMP siap melaksanakan Ujian Nasional (UN) pada Senin (22/4/2013) besok. Tak seperti UN SMA yang mengalami penundaan di 11 provinsi, Kemendikbud berusaha keras UN SMP serempak.
Seorang siswi SMK Negeri 1 Kisaran, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara (Sumut) ditemukan tewas di areal perkebunan karet. Saat ditemukan tubuh korban dalam kondisi mengenaskan. Diduga korban dibakar.
Pelaksanaan belum berjalan, distribusi soal Ujian Nasional (UN) SMP sudah mengalami masalah. Terdapat boks tiga mata pelajaran yang seharusnya diperuntukkan untuk daerah Depok namun tertukar dengan daerah lain.
Sebanyak 42 sekolah setingkat SMA di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, siap melaksanakan UN susulan Senin (22/4/2013). Ke 42 sekolah tersebut sebelumnya gagal mengikuti UN karena ketiadaan lembar soal.