Produk hortikultura yang biasa dimasak sebagai olahan tumis ini dipilih Ulus karena memiliki nilai jual tinggi dan potensi pasar internasional yang cukup luas.
Duet birokrat dan intelektual ini diharapkan dapat mempercepat akselerasi pembangunan sektor pertanian yang selama ini jadi tulang punggung ekonomi nasional.
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mendukung upaya pemerintah tingkatkan produksi pangan nasional.
Kaltara sebagai tempat kambing cempe tersebut diproduksi memiliki potensi dan peluang yang besar, terutama dalam memenuhi pasar ekspor ke negara-negara Asia.