Video HP milik siswa dikumpulkan lalu dihancurkan pakai palu viral di media sosial. Pihak pondok pesantren lokasi video itu terjadi kemudian angkat bicara.
Dispendik Surabaya memberikan tambahan pagu PPDB) tanpa memperhitungkan jarak sekolah. Itu diberikan pada siswa bernilai UN tinggi tapi tak lolos jalur zonasi.
Banyak calon siswa SMP Ponorogo memakai Surat Keterangan Domisili (Suketdom) abal-abal agar masuk sekolah favorit. Padahal mereka tinggal di luar zona sekolah.