detikFinance Perbankan China Kritik AS Perbankan China mengkritik tajam AS yang dinilai menghambat kehadiran mereka di negara paman sam tersebut. Rabu, 17 Okt 2007 17:47 WIB
detikFinance Investor RI Pilih Hati-hati, India-Cina Paling Optimistis Lebih dari 70 persen investor di India dan Cina optimistis iklim investasi di negara mereka akan membaik. Sementara investor Indonesia terkesan lebih hati-hati. Rabu, 17 Okt 2007 17:35 WIB
detikFinance Bank Jabar IPO Awal 2008 Setelah tertunda beberapa kali, Bank Jabar akan merealisasikan rencana penawaran saham perdana (IPO) pada awal tahun 2008. Kamis, 11 Okt 2007 13:51 WIB
detikFinance Aturan Titip Jual dan Beli Saham akan Diperketat BEJ dan Self Regulatory Organization (SRO) akan segera mengkaji pengetatan peraturan titip jual-beli saham agar kasus Agis tidak terulang lagi. Rabu, 10 Okt 2007 13:37 WIB
detikFinance Gapuraprima Sempat Untung 51% Saham perusahaan properti PT Perdana Gapuraprima Tbk sempat melejit 51% dalam debut pertamanya di Bursa Efek Jakarta (BEJ). Rabu, 10 Okt 2007 09:35 WIB
detikFinance Lokal Kemungkinan Ambil 50-60% Saham IPO Jasa Marga Investor lokal cukup berminat terhadap saham Jasa Marga, dan diperkirakan menguasai sekitar 50-60% dari saham yang akan dilepas ke publik. Selasa, 09 Okt 2007 19:18 WIB
detikFinance Harga Saham IPO Sat Nusapersada Rp 580 Perusahaan elektronik PT Sat Nusapersada Tbk melepas saham perdananya sebesar Rp 580 per saham. Harga itu merupakan harga tengah dari yang ditawarkan. Selasa, 09 Okt 2007 15:16 WIB
detikFinance Kodradi: Setoran Dividen BTN Jangan Banyak-banyak BTN masih membutuhkan dana terutama untuk pembiayaan kredit rumahnya. Untuk itu BTN meminta setoran dividen tahun ini tidak terlalu banyak. Selasa, 09 Okt 2007 13:01 WIB
detikFinance Cowell Development Go Public Perusahaan properti PT Cowell Development Tbk menawarkan 33,34 persen saham lewat IPO. Sahamnya akan dicatatkan di BEJ pada 5 Desember 2007. Selasa, 09 Okt 2007 09:53 WIB
detikFinance Perusahaan Properti Ramai-ramai Masuk Bursa Sepuluh tahun setelah booming properti di tahun 1997 atau masa sebelum krisis, perusahaan properti Indonesia kini mulai menggeliat. Selasa, 09 Okt 2007 09:32 WIB