detikInet Twitter Larang Semua Iklan Politik Chief Financial Officer Twitter, Ned Segal, menyebut perusahaannya mendapat iklan politik senilai USD 3 juta pada 2018. Jumat, 01 Nov 2019 09:56 WIB
detikHot Dengar Dirinya di Video Panas Hoax, Nagita Slavina Tertawa Nagita Slavina menceritakan soal reaksi pertamanya saat mendengar video panas tentang dirinya. Lantas bagaimana reaksi itu? Jumat, 01 Nov 2019 09:26 WIB
detikHot Raffi Ahmad: Jangan Ganggu Anak dan Istri, Saya Tidak Akan Diam! Raffi Ahmad dan Nagita Slavina semula tidak mau menanggapi video panas yang belakangan heboh diberitakan. Kamis, 31 Okt 2019 15:27 WIB
detikHot Raffi soal Video Panas Nagita: 100 Persen Hoax! Raffi Ahmad akhirnya bicara soal heboh video panas mirip Nagita yang menghebohkan dunia hiburan Tanah Air. Kamis, 31 Okt 2019 15:12 WIB
detikHealth Viral Foto MRI Otak Bukti Kasih Sayang Ibu dan Anak, Ini Faktanya Di media sosial beredar foto menyebut hasil pindaian MRI yang menunjukkan reaksi di otak saat seorang ibu mencium anaknya. Benarkah hal tersebut? Kamis, 31 Okt 2019 13:22 WIB
detikHot 7 Fakta Menarik Nagita Slavina yang Diserang Video Panas Hoax Nagita Slavina diserang video panas hoax. Namun pihak Nagita Slavina hingga kini belum merespons. Kamis, 31 Okt 2019 12:10 WIB
detikNews Kemenhub Laut Gelar Penghargaan Bagi UPT Soal Kehumasan Era Digital Sepanjang 2019, Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Perhubungan Laut gencar melaksanakan berbagai kegiatan kehumasan. Kamis, 31 Okt 2019 11:40 WIB
detikHot Nagita Diserang Hoax Video Panas, Raffi Ahmad Siap Klarifikasi Nagita Slavina mendapatkan serangan video panas hoax yang menghebohkan dunia hiburan Tanah Air. Kehebohan terjadi sejak Rabu (30/10). Kamis, 31 Okt 2019 11:37 WIB
detikNews Serangan Fahri ke KPK dari Akun YouTube Deddy Seorang Fahri Hamzah kini bukan lagi menjadi seorang anggota dewan. Namun Fahri tetap bersuara soal KPK dengan berbagai serangan. Kamis, 31 Okt 2019 07:58 WIB
detikNews Sebar Hoax 7 Kontainer Surat Suara Tercoblos, Guru Geografi Dibui 2 Tahun Iwan Kurniawan dihukum 2 tahun penjara. Sebab, Iwan tidak bisa mengendalikan jempolnya dan ikut menyebarkan hoax 7 kontainer surat suara tercoblos. Rabu, 30 Okt 2019 17:44 WIB