"Rencananya, rekan kita WNI dalam ini ABK World Dream akan melaksanakan transfer ke World Dream ke KRI SHS yang rencananya nanti jam 10.00 WIB," kata Yudo.
"Peralatan untuk observasi apabila terjadi suspect (Corona), dan heli emergency apabila sewaktu-waktu diperlukan semuanya," kata Laksamana Madya Yudo Margono.
Pemerintah telah menunjuk tiga rumah sakit untuk menampung suspect Corona bila ditemukan di 188 WNI anak buah kapal (ABK) World Dream yang diobservasi.