Kapal kemanusiaan ini akan membawa 500 ton beras dan 500 ton sisanya terdiri dari air minum wakaf, pangan, selimut, dan kebutuhan logistik para korban bencana.
Eropa dalam kondisi lumpuh dengan negara-negara menutup wilayah untuk mencegah penyebaran virus Corona. Namun Belarus masih melakukan kegiatan seperti biasa.