detikNews Munarman Diperiksa Polda Bali Selama 8 Jam Mantan juru bicara Front Pembela Islam (FPI) Munarman diperiksa Polda Bali selama 8 jam. Senin, 30 Jan 2017 20:44 WIB
detikNews Polda Bali: Munarman Kooperatif Sekali Polisi belum bisa memastikan apakah ada peningkatan status Munarman malam ini atau tidak. Senin, 30 Jan 2017 18:59 WIB
detikNews Rizieq Jadi Tersangka, Jubir FPI: Saya Hubungi Penasihat Hukum FPI akan berkoordinasi dengan tim hukum mengenai penetapan status tersangka imam besar FPI Habib Rizieq dalam kasus dugaan penghinaan Pancasila. Senin, 30 Jan 2017 18:49 WIB
detikNews Eks Jubir FPI Munarman Penuhi Panggilan Polda Bali Hari ini Munarman memenuhi panggilan penyidik Polda Bali untuk diperiksa sebagai saksi atas laporan seorang warga. Senin, 30 Jan 2017 13:16 WIB
detikNews NU Dukung Polda Bali Usut Tuntas Kasus Munarman Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Bali mendukung upaya Polda Bali mengusut tuntas kasus dugaan fitnah Munarman terhadap pecalang. Minggu, 29 Jan 2017 05:56 WIB
detikNews Dn Atur Keberangkatan Eks PNS Kemenkeu ke Turki Gabung ISIS Seseorang dengan inisial Dn mengatur keberangkatan eks PNS Kemenkeu, TUAB, dan rombongan ke Turki untuk bergabung dengan ISIS. Jumat, 27 Jan 2017 14:13 WIB
detikNews Ini Tanggapan Kepala BKF Kemenkeu soal Eks Pejabat Terlibat ISIS Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Suahasil Nazara membenarkan TUAB merupakan pegawai negeri sipil (PNS) yang bekerja di Kementerian Keuangan. Jumat, 27 Jan 2017 13:04 WIB
detikNews Eks PNS Kemenkeu Gabung ISIS Lewat Thailand untuk Hilangkan Jejak Lima WNI berusaha bergabung dengan ISIS. Mereka ke Turki lewat Thailand pada 15 Agustus 2016. Rute itu diambil atas saran seseorang dengan inisial D. Jumat, 27 Jan 2017 11:46 WIB
detikNews Polisi Amankan 5 Orang yang Diduga Hendak Gabung ISIS Kelima orang ini dideportasi dari Turki karena diduga akan bergabung dengan ISIS. Rabu, 25 Jan 2017 13:02 WIB
detikNews Pembunuh Wanita dalam Karung Ditangkap, Motif Ingin HP Korban Pembunuh wanita setengah telanjang dalam karung warna putih telah ditangkap. Pria berinisial AS (36) ini mengaku membunuh karena ingin HP korban, Jematun (47). Senin, 23 Jan 2017 08:28 WIB