KPK terus menyita seluruh aset Irjen Pol Djoko Susilo yang diduga terkait dengan pidana pencucian uang korupsi SIM Simulator. Di antara aset tersebut ada enam bus pariwisata. Ini empat bus yang sudah terparkir di KPK.
Kasus simulator SIM membuat publik terbelalak. Tak lain karena banyaknya harta milik Irjen Djoko Susilo, mulai dari tanah, SPBU, hingga rumah. Nilainya mencapai Rp 100 miliar.
Aset Irjen Djoko Susilo kembali disita KPK. Yang terbaru 6 buah bus pariwisata. Sebelumnya ada sekitar 20-an rumah, 4 mobil, dan tanah yang sudah disita KPK. Tapi ternyata tidak berhenti sampai di situ.
Aset yang dimiliki oleh tersangka kasus Simulator SIM, Irjen Djoko Susilo, benar-benar membuat geleng kepala. Setelah puluhan rumah yang disita, kini penyidik pun telah berhasil menyita enam buah bus besar.
Anas Urbaningrum disebut-sebut turut mengetahui penerimaan uang Rp 4 miliar dari Irjen Djoko Susilo agar bisa membantu meloloskan proyek Simulator SIM.
Anas Urbaningrum rupanya berhasil menyingkirkan rasa was-was pada pemeriksaan hari Jumat di Komisi Pemberantasan Korupsi. Hari ini bekas ketua umum Partai Demokrat itu memenuhi panggilan KPK sebagai saksi dalam kasus korupsi proyek simulator surat izin mengemudi.
Dalam pemeriksaan 5 jam terkait kasus Simulator SIM, Anas Urbaningrum mengaku ditanya soal tersangka Irjen Djoko Susilo. Namun Anas membantah mengenal jenderal bintang dua itu. Dia mengenal Joko yang lain.
Anas Urbaningrum diperiksa KPK selama 5 jam. Selama pemeriksaan, Anas sempat ditanya mengenai apakah dia pernah berkomunikasi dengan Menkeu Sri Mulyani mengenai Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Namun Anas membantah.