Turki mulai menempatkan peluncur roket dan artileri pertahanan udara di sepanjang perbatasan dengan Suriah, setelah penembakan pesawat militernya pekan lalu.
Konflik Suriah kian memanas. Bahkan pasukan khusus Inggris dilaporkan telah menyeberang masuk ke Suriah dari Turki dan bergerak hingga 10 kilometer ke dalam wilayah Suriah.
Turki mengeluarkan peringatan kepada Suriah bahwa unit-unit militer Suriah yang mendekati perbatasan kedua negara akan dianggap sebagai ancaman langsung.
Presiden Turki, Abdullah Gul, mengatakan bahwa jet tempur Turki yang ditembak jatuh oleh pasukan pertahanan Suriah, kemungkinan telah melanggar perbatasan wilayah udara negara itu.
Pemerintah Turki mengancam akan mengambil tindakan tegas setelah Suriah menembak jatuh salah satu jet tempurnya. Alasan Suriah, jet tersebut masuk ke wilayah terbangnya.
Perdana Menteri Turki, Recep Tayyip Erdogan, mengatakan pihaknya belum bisa memastikan apakah jet tempur yang hilang hari Jumat ditembak atau mengalami kecelakaan.