Guna mengantisipasi agar tidak kembali banjir, kata Tatu, aliran Sungai Klancip dari hulu sampai hilir harus dalam kondisi yang sama lebarnya, yakni 12 meter.
Untuk dapat menyelesaikan seluruh proyek tersebut, pemerintah membutuhkan lebih kurang Rp 2.635 triliun pendanaan dari APBN, BUMN atau BUMD, serta pihak swasta.