Total transaksi LCT selama semester I-2024 mencapai US$ 4,7 miliar atau Rp 72,38 triliun (kurs Rp 15.400), meningkat signifikan dari tahun-tahun sebelumnya.
Menkoperekonomian Airlangga Hartarto menilai depresiasi rupiah hingga Rp 16 ribu tidak perlu dikhawatirkan. Nilainya disebut sejalan dengan asumsi APBN 2025.
"Alhamdulillah hari ini nilai tukar rupiah ditutup menguat Rp 16.250 per dolar AS dan kami akan terus upayakan untuk terus menguat ke depan," kata Perry.