Presiden Prabowo Subianto memberi arahan ke BIN, BNPT, hingga Polri terkait adanya ancaman bom ke sejumlah sekolah. Hal ini diungkapkan Mensesneg Prasetyo Hadi.
Polisi memburu pelaku teror ke dua sekolah internasional di Tangsel. Pelaku disebut mengirimkan ancaman dan permintaan tebusan USD 30 ribu (sekitar Rp 499 juta)
Mahasiswa HRR ditangkap usai catut nama pacarnya untuk mengirim ancaman bom ke 10 sekolah di Depok, akibat lamaran ditolak. Teror berlanjut dengan order fiktif.