Seiring gencarnya dorongan rekonsiliasi, kencang pula isu pindah koalisi. Angin politik seolah mampu melabuhkan sejumlah parpol oposisi ke koalisi Jokowi.
Di media sosial beredar foto menunjukkan deretan tanda tangan. Satu hal menarik perhatian netizen, ada tanda tangan bentuknya seperti rekaman detak jantung.
Setelah bersuara, saatnya kembali bersaudara. Jika kemarin kita berbeda pandangan hingga menimbulkan pernyataan yang menyakiti hati, mari saling memaafkan.
BPN Prabowo-Sandiaga menanggapi pernyataan kesetiaan Demokrat di koalisi. "PD partai besar dan berpengalaman. Kita perlu PD," kata Wakil Ketua BPN Mardani.
"TKN melihat sepertinya Demokrat sedang ada di persimpangan jalan, apakah mau tetap di jalan itu artinya jalan Koalisi Adil Makmur paslon 02...," kata Arsul.
"Mari kita ikuti dan lakoni bersama sampai selesai. Itulah esensinya berkoalisi dan PD setia berada di jalur itu," kata Sekjen Demokrat Hinca Pandjaitan.
TKN Jokowi-Ma'ruf Amin menolak mentah-mentah anjuran Partai Demokrat agar Prabowo-Jokowi membubarkan koalisi, sementara BPN Prabowo-Sandiaga Uno menaruh curiga.
"...Kalau mau pergi baik-baik silakan. Kalau membubarkan koalisi, harus dibicarakan lintas koalisi. Kalau mau pergi sendiri, saya kira itu hak...," kata Saleh.