Kekayaan Prajogo Pangestu menyusut drastis akibat rebalancing MSCI. Ia kehilangan sekitar Rp 28,36 triliun (asumsi kurs Rp 17.730 per dolar AS) dalam sehari.
Menteri Airlangga Hartarto menilai IPO di BEI sebagai indikator positif kepercayaan pasar. Pemerintah dorong pendalaman pasar modal untuk pertumbuhan ekonomi.