Rusia telah menarik hampir seluruh stafnya dari satu-satunya pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) Iran, yang dibangun dan dioperasikan dengan bantuan Moskow.
IAEA bersikukuh menginspeksi fasilitas nuklir Iran, kendati Teheran mengklaim akses ke lokasi sensitif bergantung ke kesepakatan final dan pencabutan sanksi AS.