Krisis besar terjadi di Venezuela, ketidakpuasan masyarakat luas akan kepemimpinan Nicolas Maduro berdampak pada kerusuhan yang terjadi di negara tersebut.
Indonesia menyampaikan keprihatinan atas situasi yang terjadi di Venezuela. Indonesia mendukung proses politik di Venezuela dijalankan secara demokratis.
Aksi unjuk rasa di Venezuela setelah tiga hari akhirnya berakhir. Insiden ini menyisakan luka yang mendalam dari banyaknya penjarahan dan korban tewas.
Sebanyak 13 orang telah tewas selama dua hari kerusuhan di Venezuela. Para korban tewas kebanyakan karena luka-luka tembakan di ibu kota Venezuela, Caracas.
Massa pro-pemerintah merangsek masuk Parlemen Venezuela di tengah Majelis Nasional, Rabu (5/7/2017). Beberapa anggota dewan, jurnalis, dan staf parlemen terluka