Korea Utara menetapkan Kim Jong Un kembali sebagai Presiden. Proses pemilihan dinilai telah dirancang untuk legitimasi politik, dengan dukungan suara 99,93%.
Putri pemimpin Korea Utara, Kim Ju Ae, disebut-sebut sudah masuk sebagai penerus kekuasaan. Penilaian ini datang dari Badan Intelijen Nasional Korea Selatan.
Korea Utara menuduh adanya dugaan pelanggaran oleh sebuah pesawat yang melintas perbatasan wilayah Ganghwa di Korea Selatan ke kota Kaesong di Korea Utara.