Pemimpin tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, masih dalam masa pemulihan dari luka parah pada bagian wajah dan kaki yang dideritanya akibat serangan AS-Israel.
Pemimpin tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei, mengatakan bahwa Republik Islam tersebut tidak menginginkan perang dengan Amerika Serikat dan Israel.
Khamenei menegaskan Iran hanya akan mempertimbangkan kerja sama dengan AS jika negara itu mengubah kebijakan di Timur Tengah, termasuk soal mendukung Israel.
Pemimpin tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei, dikabarkan diterbangkan ke Rusia secara diam-diam setelah mengalami luka-luka akibat serangan AS-Israel.
Iran menunjuk Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin tertinggi baru setelah kematian Ayatollah Ali Khamenei. Israel mengancam akan membunuh pemimpin baru ini.
Mojtaba Khamenei ditunjuk sebagai pemimpin tertinggi Iran setelah kematian ayahnya. Ia menghadapi tantangan besar di tengah perang dan tekanan internasional.